Site icon Berita Kriminal Terbaru dan Terbaik di Indonesia

5 Negara yang Terkena Bencana Kelaparan

5 Negara yang Terkena Bencana Kelaparan

5 Negara yang Terkena Bencana Kelaparan – Krisis pangan masih menjadi ancaman di sejumlah negara. Akibatnya, banyak orang yang mengalami kelaparan dan gizi buruk. Masalah krisis pangan, gizi buruk, dan kelaparan banyak dipengaruhi oleh sejumlah faktor. Di antaranya masalah iklim di negara tersebut. Alasan lain juga ada, misalnya karena adanya perang yang berkecamuk di negara itu. Masalah ini tentu mengkhawatirkan. Pasalnya, banyak jiwa togel singapore hari ini yang telah tewas akibat permasalahan ini. PBB pun telah melakukan banyak usaha untuk masalah ini.

Sierra Leone

Sierra Leone adalah satu dari lima negara dengan tingkat kelaparan yang mengkhawatirkan. Meskipun stabilitas politik dan perdamaian relatif setelah perang saudara selama satu dekade, kemiskinan yang merajalela terus meninggalkan Sierra Leone ke bagian bawah Indeks Pembangunan Manusia.

Sierra Leone dihantam keras oleh Ebola beberapa tahun yang lalu, yang dengan cepat diikuti oleh kekurangan pangan yang meluas. Negara ini terus terkena dampak banjir dan tanah longsor, yang terakhir menewaskan ratusan orang.

 Haiti

Haiti juga memiliki tingkat kelaparan tertinggi di dunia. Negara kepulauan ini telah menderita akibat ketidakstabilan politik dan bencana alam seperti badai, banjir, dan gempa bumi. Lebih dari setengah populasi hidup dengan kurang dari US$ 2 per hari, dan degradasi lingkungan yang parah telah membatasi produksi pangan.

Republik Afrika Tengah

Republik Afrika Tengah (CAR) tetap berada di urutan teratas dalam daftar ini sebagai “negara paling lapar di dunia.” Republik Afrika Tengah telah mengalami ketidakstabilan, kekerasan etnis dan konflik sejak 2012. Hal ini mengganggu produksi pangan dan menggusur lebih dari satu juta orang. Lebih dari separuh penduduk membutuhkan bantuan kemanusiaan.

Chad

Di Chad, kekeringan terus-menerus terjadi dan kehadiran hujan yang sulit diprediksi. Hal semacam ini akhirnya menyebabkan petani gagal panen. Negara ini telah berjuang melawan krisis kelaparan selama bertahun-tahun. Sekitar sepertiga dari populasi mengalami kekurangan gizi kronis dan 40 persen anak di bawah lima tahun menjadi kerdil. Konflik di wilayah itu telah menyebabkan ratusan ribu pengungsi dari Nigeria, Republik Afrika Tengah, dan Sudan yang memasuki Chad. Kesemua pencari suaka itu pun membutuhkan bantuan makanan darurat.

Yaman

Yaman berada dalam cengkeraman konflik brutal yang telah mendorong sebagian besar penduduk harus keluar dari negaranya. Perang saudara terus memicu krisis pangan. Sekitar 18 juta orang menghadapi kelaparan dan delapan juta orang berisiko kelaparan. Lebih dari 11 juta membutuhkan bantuan kemanusiaan hanya untuk bertahan hidup.

Exit mobile version